Book Detail

ANALISIS PERUBAHAN KESESUAIAN IKLIM TANAMAN JAGUNG MENGGUNAKAN SKENARIO PROYEKSI RCP 4.5 DAN 8.5 DI PROVINSI GORONTALO ANALYSIS OF CLIMATE CHANGE SUITABILITY FOR MAIZE WITH CLIMATE SCENARIO PROJECTION RCP4.5 AND RCP8.5 IN PROVINCE OF GORONTALO

Author(s)
: NUR ASIA UTAMI
Edition
:
Call Number
: 551.6 UTA a
ISBN/ISSN
:
Subject(s)
: perubahan iklim
Kesesuaian Iklim
Skenario RCP
Clasification
: 551.6 UTA a
Series Title
:
GMD
: Skripsi
Language
: Indonesia
Publisher
: STMKG
Publishing Year
: 2015
Publishing Place
: Tangerang Selatan
Collation
: xi; 58 hal; illus; 30x15 cm
Specific Detail Info
:
File Attachment
: No Attachment
Availibilty
: 201553024.1   My Library   : Available
INTISARI ANALISIS PERUBAHAN KESESUAIAN IKLIM TANAMAN JAGUNG DENGAN SKENARIO PROYEKSI RCP4.5 DAN RCP8.5 DI PROVINSI GORONTALO Perubahan iklim telah menjadi isu yang sangat marak diperbincangkan pada abad ini, dimana sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang disinyalir mendapatkan dampak yang cukup besar dari adanya perubahan iklim tersebut. Untuk itu dilakukan penelitian ini dalam hal menyangkut kesesuaian iklim di masa yang akan datang berkaitan dengan penanaman jagung di Gorontalo. Penelitian ini diorientasikan hingga ke tahun 2100 melalui skenario RCP4.5 dan RCP8.5 untuk memberi pendekatan terhadap ketidakpastian masa depan terkait dengan adanya perubahan iklim. Data yang digunakan terdiri dari data observasi dan proyeksi berupa curah hujan, suhu udara, dan data DEM untuk ketinggian dan kelerengan. Untuk data proyeksi dibagi menjadi tiga periode yaitu periode near, middle, dan long dengan tujuan untuk mengindikasi adanya perubahan rata-rata iklim 30 tahunan. Data tersebut diolah dengan metode pembobotan sesuai dengan tabel kesesuaian iklim tanaman jagung dan hasil pembobotan diinterpolasi secara spasial dengan metode IDW. Hasil pengolahan menunjukkan bahwa hampir seluruh wilayah Gorontalo memiliki iklim yang cukup sesuai untuk budidaya tanaman jagung pada periode 1981-2005. Akibat adanya peningkatan suhu udara rata-rata dan curah hujan rata-rata yang diproyeksikan oleh skenario RCP4.5 dan RCP8.5 maka muncul wilayah yang kesesuaiannya berubah dari sangat sesuai (S1) menjadi cukup sesuai (S2) dan cukup sesuai (S2) menjadi sesuai marginal (S3). Wilayah S1 yang tereduksi oleh S2 dan munculnya tingkat kesesuaian S3 di wilayah tertentu di Gorontalo. Namun perubahan ini tidak mengubah dominasi tingkat kesesuaian yang cukup sesuai di Gorontalo untuk budidaya jagung hingga tahun 2100. Kata kunci : Perubahan Iklim, Kesesuaian Iklim, Skenario RCP

INTISARI ANALISIS PERUBAHAN KESESUAIAN IKLIM TANAMAN JAGUNG DENGAN SKENARIO PROYEKSI RCP4.5 DAN RCP8.5 DI PROVINSI GORONTALO Perubahan iklim telah menjadi isu yang sangat marak diperbincangkan pada abad ini, dimana sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang disinyalir mendapatkan dampak yang cukup besar dari adanya perubahan iklim tersebut. Untuk itu dilakukan penelitian ini dalam hal menyangkut kesesuaian iklim di masa yang akan datang berkaitan dengan penanaman jagung di Gorontalo. Penelitian ini diorientasikan hingga ke tahun 2100 melalui skenario RCP4.5 dan RCP8.5 untuk memberi pendekatan terhadap ketidakpastian masa depan terkait dengan adanya perubahan iklim. Data yang digunakan terdiri dari data observasi dan proyeksi berupa curah hujan, suhu udara, dan data DEM untuk ketinggian dan kelerengan. Untuk data proyeksi dibagi menjadi tiga periode yaitu periode near, middle, dan long dengan tujuan untuk mengindikasi adanya perubahan rata-rata iklim 30 tahunan. Data tersebut diolah dengan metode pembobotan sesuai dengan tabel kesesuaian iklim tanaman jagung dan hasil pembobotan diinterpolasi secara spasial dengan metode IDW. Hasil pengolahan menunjukkan bahwa hampir seluruh wilayah Gorontalo memiliki iklim yang cukup sesuai untuk budidaya tanaman jagung pada periode 1981-2005. Akibat adanya peningkatan suhu udara rata-rata dan curah hujan rata-rata yang diproyeksikan oleh skenario RCP4.5 dan RCP8.5 maka muncul wilayah yang kesesuaiannya berubah dari sangat sesuai (S1) menjadi cukup sesuai (S2) dan cukup sesuai (S2) menjadi sesuai marginal (S3). Wilayah S1 yang tereduksi oleh S2 dan munculnya tingkat kesesuaian S3 di wilayah tertentu di Gorontalo. Namun perubahan ini tidak mengubah dominasi tingkat kesesuaian yang cukup sesuai di Gorontalo untuk budidaya jagung hingga tahun 2100. Kata kunci : Perubahan Iklim, Kesesuaian Iklim, Skenario RCP

Peminjam Aktif

  • Boby Christian Sinaga ( 78 )
  • Lisnawati ( 77 )
  • BIMA TRI ARIYANTO ( 74 )
  • Hanif Kurniadi ( 71 )
  • Jesnny Claudia Grimeldi Haurissa ( 65 )
Perpustakaan STMKG