Book Detail

JURNAL PREDIKSI AWAL MUSIM HUJAN MENGGUNAKAN PREDIKTOR ANOMALI SUHU DAN TEKANAN PERMUKAAN, OUTGOING LONGWAVE RADIATION, SERTA INDEKS NINO DI KALIMANTAN SELATAN BAGIAN SELATAN

Author(s)
: RIZKA NOVITA
Erwin E.S. Makmur
Edition
:
Call Number
: 551.6 NOV j
ISBN/ISSN
:
Subject(s)
: PREDIKSI AWAL MUSIM HUJAN
Kalimantan Selatan
stepwise
regresi berganda
Clasification
: 551.6 NOV j
Series Title
:
GMD
: Compact Disc
Language
: Indonesia
Publisher
: STMKG
Publishing Year
: 2015
Publishing Place
: Jakarta
Collation
: PDF download
Specific Detail Info
: PDF download
File Attachment
:
Availibilty
: JURPDFK00032.1   My Library   : Available
Provinsi Kalimantan Selatan merupakan salah satu provinsi penghasil padi nasional khususnya daerah kabupaten banjar dan sekitarnya yang termasuk dalam zona musim 272 (Kalimantan Selatan bagian Selatan). Melihat potensi ini, maka sangat diperlukan berbagai informasi prediksi iklim salah satunya prediksi awal musim hujan yang akurat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda menggunakan semua prediktor terpilih dan regresi berganda yang melewati seleksi stepwise. Hasil prediksi awal musim hujan dari kedua metode kemudian diverifikasi untuk mengetahui metode mana yang lebih sesuai untuk diterapkan di Kalimantan Selatan bagian Selatan. Data yang digunakan yaitu data anomali awal musim hujan zona musim 272 sebagai prediktan dan data anomali sea surface temperature, outgoing longwave radiation, tekanan udara permukaan, suhu udara permukaan, indeks Nino 3.4, dan indeks Nino West bulan Juli sebagai prediktor. Proses analisis memberikan hasil bahwa secara umum hasil prediksi menggunakan kedua metode selama sembilan tahun mempunyai pola yang cenderung sama dengan pola observasi. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa metode regresi berganda yang melewati seleksi stepwise lebih baik karena memiliki nilai koefisien korelasi lebih besar dan persentase kesesuaian prediksi lebih tinggi. Kata kunci : prediksi awal musim hujan, regresi berganda, stepwise, Kalimantan Selatan

Provinsi Kalimantan Selatan merupakan salah satu provinsi penghasil padi nasional khususnya daerah kabupaten banjar dan sekitarnya yang termasuk dalam zona musim 272 (Kalimantan Selatan bagian Selatan). Melihat potensi ini, maka sangat diperlukan berbagai informasi prediksi iklim salah satunya prediksi awal musim hujan yang akurat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda menggunakan semua prediktor terpilih dan regresi berganda yang melewati seleksi stepwise. Hasil prediksi awal musim hujan dari kedua metode kemudian diverifikasi untuk mengetahui metode mana yang lebih sesuai untuk diterapkan di Kalimantan Selatan bagian Selatan. Data yang digunakan yaitu data anomali awal musim hujan zona musim 272 sebagai prediktan dan data anomali sea surface temperature, outgoing longwave radiation, tekanan udara permukaan, suhu udara permukaan, indeks Nino 3.4, dan indeks Nino West bulan Juli sebagai prediktor. Proses analisis memberikan hasil bahwa secara umum hasil prediksi menggunakan kedua metode selama sembilan tahun mempunyai pola yang cenderung sama dengan pola observasi. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa metode regresi berganda yang melewati seleksi stepwise lebih baik karena memiliki nilai koefisien korelasi lebih besar dan persentase kesesuaian prediksi lebih tinggi. Kata kunci : prediksi awal musim hujan, regresi berganda, stepwise, Kalimantan Selatan

PDF download

Peminjam Aktif

  • Boby Christian Sinaga ( 78 )
  • Lisnawati ( 77 )
  • BIMA TRI ARIYANTO ( 74 )
  • Hanif Kurniadi ( 71 )
  • Jesnny Claudia Grimeldi Haurissa ( 65 )
Perpustakaan STMKG