Book Detail

JURNAL KAJIAN KONDISI ATMOSFER KEJADIAN HUJAN LEBAT TANGGAL 11 JUNI 2014 DI LUWUK MENGGUNAKAN OUTPUT MODEL WRF

Author(s)
: YUWARIT TRIUKE
Dr. Paulus Agus Winarso
Edition
:
Call Number
: 551.5 TRI j
ISBN/ISSN
:
Subject(s)
: Cuaca ekstrim
HUJAN LEBAT
WRF
model
Clasification
: 551.5 TRI j
Series Title
:
GMD
: CD-ROM
Language
: Indonesia
Publisher
:
Publishing Year
: 0
Publishing Place
:
Collation
: PDF DOWNLOAD
Specific Detail Info
: PDF DOWNLOAD
File Attachment
:
Availibilty
: JURPDFM00035.1   My Library   : Available
ABSTRAK Kejadian cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang terjadi pada tanggal 11 Juni 2014 di Luwuk, Sulawesi Tengah dan sekitarnya telah memberikan dampak yang cukup merugikan. Untuk itu diperlukan adanya analisa dinamika atmosfer agar diketahui bagaimana kondisi atmosfer pada saat kejadian hujan lebat tersebut. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan analisis terhadap beberapa output WRF serta melakukan verifikasi curah hujan dari output WRF terhadap data observasi. Hasil analisis menunjukkan pada saat kejadian hujan lebat tanggal tanggal 11 Juni 2014 terdapat adanya shearline dan konvergensi, analisis kelembaban tiap lapisan menunjukkan lapisan basah yang cukup tebal yang mengindikasikan banyaknya uap air yang mendukung pertumbuhan awan. Hasil verifikasi output terhadap data observasi menunjukkan curah hujan memiliki nilai korelasi 0.87 yang sangat baik dan disertai nilai MAE yang kecil, sementara itu verifikasi Portion Correct menunjukkan bahwa model WRF cukup baik sebesar 0.7 dan hasil verifikasi Frequence Bias Index menunjukkan nilai 0.4 yang berarti bahwa model bersifat underestimate. Kata Kunci : Cuaca Ekstrim, Hujan Lebat, Model, WRF

ABSTRAK Kejadian cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang terjadi pada tanggal 11 Juni 2014 di Luwuk, Sulawesi Tengah dan sekitarnya telah memberikan dampak yang cukup merugikan. Untuk itu diperlukan adanya analisa dinamika atmosfer agar diketahui bagaimana kondisi atmosfer pada saat kejadian hujan lebat tersebut. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan analisis terhadap beberapa output WRF serta melakukan verifikasi curah hujan dari output WRF terhadap data observasi. Hasil analisis menunjukkan pada saat kejadian hujan lebat tanggal tanggal 11 Juni 2014 terdapat adanya shearline dan konvergensi, analisis kelembaban tiap lapisan menunjukkan lapisan basah yang cukup tebal yang mengindikasikan banyaknya uap air yang mendukung pertumbuhan awan. Hasil verifikasi output terhadap data observasi menunjukkan curah hujan memiliki nilai korelasi 0.87 yang sangat baik dan disertai nilai MAE yang kecil, sementara itu verifikasi Portion Correct menunjukkan bahwa model WRF cukup baik sebesar 0.7 dan hasil verifikasi Frequence Bias Index menunjukkan nilai 0.4 yang berarti bahwa model bersifat underestimate. Kata Kunci : Cuaca Ekstrim, Hujan Lebat, Model, WRF

PDF DOWNLOAD

Peminjam Aktif

  • Boby Christian Sinaga ( 78 )
  • Lisnawati ( 77 )
  • BIMA TRI ARIYANTO ( 74 )
  • Hanif Kurniadi ( 71 )
  • Jesnny Claudia Grimeldi Haurissa ( 65 )
Perpustakaan STMKG